Hati-Hati Kaki Kena Peron…

by Fadhli

Kemaren naek kereta dari Jakarta (Gondangdia) menuju Pondok Cina. Naek yang ekonomi, karena itu yang paling cepet ada di stasiun. Waktu sudah lewat jam 19. Ternyata masih aja jadi favorit ya kereta, penuh…

Karena penuh, ya seperti biasa, enggan masuk jauh ke dalam. Ga bisa napas. Kudu bawa sedotan panjang kali ya yang ujungnya keluar jendela atau pintu kalo mau bernapas dengan lancar…😀

Kalau di milis KRL-Mania ada istilah “dudukers” buat yang duduk2 (baik duduk di kursi keretanya atau bawa kursi lipet), ada istilah “nyempilers” buat yang nyempil-nyempil duduk padahal kursi udah full, maka saya bilang istilah “pintuers” buat mereka yang suka mejeng di deket pintu.

Nah, saya jadi pintuers malam itu. Pas udah mau sampe tempat tujuan, kerasa kaki agak pegel dan sesama pintuers harus berbagi tempat dengan yang laen, kayaknya secara ga sadar kaki kanan saya agak menjulur ke luar. Kereta terus melaju, dan rel deket stasiun itu agak belok sehingga miring ke arah pinggir peron. Dan, terdengar suara, “Traaaaang…” Seperti suara besi terpukul.

Saya sadar dan rasakan itu suara karena benturan dengan kaki saya, tapi gak tau terbentur apa, dari suaranya besi… Entah pagar atau sisi peron. Yang jelas, banyak orang yang melihat ke arah pintu di gerbong tempat saya berada. Tapi saya senyap, pandangan terpaku pada kaki kanan saya… Pintuers deket saya nanya, “Ga apa2?? Sakit ga??

Sambil senyum-senyum sok cool saya jawab, “Ga, ga apa-apa” Padahal belum terbukti, karena setelah terdengar suara itu saya belum berani menjejakkan kaki lagi, sengaja diangkat dikit… Takutnya tuh kaki udah ngeleyot…

Akhirnya kereta berhenti. Hmmmph… Injak-injak bumi… Dan, ternyata saya masih bisa berdiri dengan dua kaki ini…

Cuma saya masih bingung, yang terbentur dengan kaki saya itu apa ya? suaranya keras banget, tapi sepatu saya jg ga apa-apa…

Para pintuers, berhati-hatilah… Keluarga menunggu di rumah…