Magang di Lembaga Internasional (Akhir & “Bonus”) – Selesai

by Fadhli

Wah, ga kerasa udah 5 bulan aja saya di kantor ini (10 Januari – 9 Juni 2011). Awalnya periode magang saya sih 3 bulan aja, tapi di akhir periode itu ditawarin lagi perpanjangan 2 bulan. Sebenernya, awal sebelum masuk, saya ga berniat perpanjang. Saya kira cukuplah 3 bulan (untuk mendapat pengalaman dan surat rekomendasi, *teuteup, hehe), tapi akhirnya saya memutuskan juga untuk tetap lanjut karena toh kesibukan makin bertambah, dan itu artinya jam terbang makin tinggi.

Hampir selesai waktu perpanjangan yang pertama ini, saya ditawari lagi untuk diperpanjang 1 bulan. Tapi saya kira ini sudah cukup, Maria… Bukankah pendaftaran peserta yang baru telah tiba? Lagipula aku harus mengurus hal lain… Mengertilah Maria… *telenovela banget, cuih, hahaha

Saya bilang ke temen-temen kantor bahwa saya juga ingin sekali mengurus beasiswa, dan saya harus memperbaiki nilai TOEFL saya yang masih rusak kayak jalan lintas sumatera, kalau jalan rusak sampai ke tujuan kan agak lama, sementara saya orangnya single tasking, ga bisa fokus kalo terlalu banyak yang dikerjain.

Emang sih belom tentu lulus juga, tapi ya harus dicoba untuk fokus, namanya juga usaha. Dan mereka bisa menerima alasan saya. Setelah bicara dengan Bu Bos, beliau juga mengizinkan, karena dia rasa hampir 6 bulan sudah cukup lah untuk menyandang status magang. Beliau menawarkan lagi kalau saya sudah selesai ambil tes bahasa Inggris boleh kembali ke kantor, karena kalau sekedar mengurus beasiswa dia bilang kan bisa disambi.

Akhirnya, hari itu adalah hari terakhir saya sebagai anak magang. Sebelum istirahat siang, salah satu Ibu baik di kantor (bukan Bu Bos) bilang gini, “Zul, jangan ke mana-mana nanti waktu istirahat…” Haha, saya langsung bilang aja, “Asyiiik, kayaknya ada sesuatu nih Bu…” Hidung saya mengendus bau-bau makan siang gratis (dasar anak kost!).

Dan bener, makan siang tiba… Disediakan pizza, kripik singkong, minuman berkarbonasi, dan buah. Terus suasana hening, Bu Bos bilang, “Today is the last day for Zul, but… but… as intern, and maybe he will back” kira-kira gitu, ditambah dia menjelaskan bahwa setelah magang ini saya akan mengikuti tes bahasa Inggris dan mudah-mudahan dapet nilai yang diinginkan. Oia, waktu itu juga hadir salah seorang Profesor dan beberapa koleganya ke kantor.

Abis pengantar dari Ibu Bos, saya yang giliran bilang, “I also would like to say thank you for giving me this chance, joining with this organization and got great learning here…” Tiba-tiba Bos Operasional bilang dalam Bahasa Indonesia (padahal dia ga bisa), “Bagus, English, Bagus… So, you don’t need take a more course” Hahaha, saya ketawa aja. Abis itu dia bilang lagi, “Pay me, pay me” (untuk “kursus” bahasa Inggris yang saya dapet selama ini di sana).

Selesai makan-makan, masih ada kejutan lain. Si Ibu baik (dulu juga Ibu ini ngasih saya oleh-oleh kaos dari Bali), mewakili semua orang kantor, ngasih dompet… Wiih, pas disuruh buka, kayaknya mahalan dompetnya dari isi dompet yang saya punya… Wkwkwk, Alhamdulillah…

Setelah selesai beres-beres meja ketika matahari sudah menyembunyikan dirinya… Saya pun mengirim email berisi laporan bulanan dan laporan mingguan terakhir, teiring ucapan terima kasih untuk Ibu Bos, dan dengan cepat pula dibalas,

Dear Zul,

Thank you very much for all your work.

You have been a very good intern, and we all appreciated working with you.

You have been a good member of Team!

And we wish you all the best on your English test, and in the future.

And please forgive us any mistakes that we have made.

Warm regards

Beberapa “Bonus” hehe…

–          Bisa berkenalan dengan pemudi Korea dan Swedia. Dengan yang Korea pernah makan siang bareng, terus ketemu di beberapa seminar. Ihiy… Hehe. Kalo dengan yang Swedia pernah bersama maen ke Pulau Tidung, dia ngajak temennya beberapa yang eskpat juga, sementara saya ngajak Waway, Budi, Dewiheny, Rista.

–          Bisa bantu Bos ngerjain Bos organisasi lain dengan bikin surat kaleng, dari Koran yang digunting-gunting, dan saya sendiri yang nganterin ke sekretaris Bos organisasi lain itu… hehe

–          Beberapa kali ditraktir makan sama temen2 kantor, merupakan suatu kebahagiaan, karena harga makanan di daerah gedongan tau sendiri… hehehe

–          Kalo rapat sama orang luar itu asyik, biasanya Bu Bos service banget snacknya. Dan kalau lebih, menjadi simpanan kita… (kita??! Saya aja kali). Dibawa ke ruangan, ditaro di samping komputer, kadang dengan piring-piringnya, buat persediaan logistik, hehe…

Wis lah… Tamat ya kisah magangnya. Terima kasih berkenan baca…😀