Jika Ditolak, Teruslah Melamar!

by Fadhli

Tahun 2011 kemaren merupakan tahun penolakan yang bertubi-tubi #lebay. Sudah empat yang menyatakan penolakannya.

Mungkin saya terlalu pilih-pilih, ada yang blasteran Italia, Lithunia, dan Hongaria, ada yang Inggris, ada yang Australia, dan ada yang Amerika.

Padahal siapa lah saya ini? Cuma seorang anak kampung dari Bandung Barat yang alhamdulillah bisa kuliah di SMA favorit di Bandung, bisa kuliah di UI, bisa ngerasain gabung sama lembaga internasional walaupun ga lama-lama (merendah untuk menyombong lebih tinggi! Haha)

Tapi emang sebaiknya saya ngaca lagi. Udah pantes apa belom? (pake nanya lagi, ya jelas belom, soalnya masih ditolak!). Itu tanda bahwa saya harus mengevaluasi apa yang perlu disiapkan? Bahasa, budaya, cuaca yang berbeda?

Jangan-jangan persyaratan melamarnya masih kurang, terburu-buru, atau lebih awal lagi apa saya sudah yakin pada proses itu? Tentu tidak boleh yakin pada proses itu, bisa musyrik juragan, yakin mah hanya kepada Tuhan… hehe

Btw, ini tulisan tentang apa sih? Haha. Bukan, ini bukan tentang kegalauan melamar anak orang. Ini tentang melamar beasiswa ke luar negeri. Maaf ya yang merasa makna tulisannya tidak sesuai judul. Tanggung juga udah mau akhir tulisan, yang merasa tertipu lebih baik lanjut aja. #trik_marketing_blog. Anak2 sekarang kalau dikasih judul begini pasti pada rame.

Orang-orang pada meyakinkan, “Tenang, jangan takut gagal… Gagal adalah keberhasilan yang tertunda…” Saya katakan juga (dalam hati), “Tenang, saya sudah biasa lah kalau gagal mah.” Dari SMP mau sekolah ke SMA Singapura, ditolak Gan. Pas SMA mau lanjut ke Jepang, ga jadi juga Bro. Pernah ikut seleksi beasiswa ke perguruan tinggi swasta aja gagal. Tapi aneh ya koq bisa masuk universitas negeri?

Tapi sampai sekarang saya sedang tidak mau kalah, sampai kegagalan itu bosan menghampiri saya dan dia minta ganti shift ke Gusti Allah supaya jangan ditugaskan mengawal saya terus. “Lieur ah, manehna deui, manehna deui” mungkin gitu kata si Kegagalan (artinya: Pusing ah, masa dia lagi, dia lagi) Hehe.

Walaupun sudah 4 menolak, sekarang sedang menunggu satu yang lain. Dan akan berusaha mencoba beberapa peluang yang lain. Jadi, teruslah melamar (beasiswa)! #katipu_siah_tah

NB: yang mau tips dasar dari saya untuk berjuang melamar beasiswa –> http://wp.me/p1fHRf-4k