Pelajaran Bersyukur

by Fadhli

Belum rezeki dalam pandangan kita, tapi dari sisi yang ga kita ketahui itu mungkin rezeki bagi kita.” Tiba-tiba saya kesambet gaya motivator dan ketikkan itu ke salah seorang kawan yang merasa “belum rezeki” karena telat mengetahui info pendaftaran universitas untuk studi pascasarjananya, sementara saya sedang mengurus beasiswa untuk itu.

Dan kata-kata itu langsung diuji, ketika saya mendengar kabar beberapa teman lain akan meneruskan studinya ke luar negeri, sesuatu yang selama ini saya impikan (<- ngimpi doang sih, bukan usaha :D). Sementara saya, menyatakan give up untuk saat ini dan akhirnya memilih yang dalam negeri saja. Payah.

Ya bahagia mendengar kabar itu, tetapi kadang merasa cemen juga terhadap diri sendiri. Selama ini koar-koar ingin mengejar beasiswa luar negeri, tiba-tiba bleseeeet yang lain sudah diterima saja silently, bahkan beberapa yang lainnya saya ketahui ketika sudah berada di luar negeri. Sementara yang terlihat dari saya memang mungkin banyak maennya dan jalan-jalannya. hehehe 

Tapi bagaimanapun, ga boleh menyesal dong. Ga boleh banding-bandingin diri kalau hanya bikin lemah. Harus diakui emang hasil itu sesuai dengan perjuangannya.

Seharusnya Kalau lagi merasa gagal karena itu, inget apa yang sudah didapat selama ini, bukannya merutuk dalam hati ga dapet ini ga dapet itu. Ga tau terima kasih namanya itu, kayak belum pernah dengar aja ayat yang bilang bahwa kalau kita bersyukur akan ditambah nikmatnya, sedangkan kalau ingkar bakal dikasih peringatan. Penjelasan terbaliknya kan berarti jangan harap mendapat lebih kalau kita ga bersyukur. Ia ga? Gimana? udah bisa masuk tipi ya saya sambil lempar mic ke tangan sebelah, berputar dan bilang: jama’aaaah ooh jama’aaaah.. alhamduu.. lillah :D

Mungkin karena itulah belum dikasih kesempatan. Mungkin juga karena emang belum pantes. Mungkin karena niatnya salah. Mungkin gara-gara suka ngenyek-in motivator yang bilang, “Anda baru gagal berapa kali, belum sekian kali..” Lagipula siapa yang tau masa depan? Mungkin dengan begini saya sedang dijaga dari cultural shock jika keluar negeri, atau, atau yang lain lah yang membuat bisa bersyukur.

Ya Tuhan, maaf ya kalau belum bisa bersyukur dan bantu saya supaya jadi orang bersyukur, maaf juga kalau belum bisa meluruskan niat dan bantu dalam meluruskan niat.

Ya Tuhan, lepaskan saja dari kekangan impian-impian melangit, jika itu jadi penyebab lupa berterima kasih kepadaMu. Tunjukilah saja jalan yang terbaik dalam pandanganMu dan bisa jadi jalan manfaat buat orang lain, asal ga bikin lupa berterima kasih kepadaMu. Amiin.