Tentang Juli dan Agustus

by Fadhli

Agustus hampir selesai, nulis blog juga hampir terlewat. Kita isi saja dengan sesuka hati kalau begitu tentang jurnal saya untuk Juli dan Agustus.

Akademik
Saya mendaftar ulang beasiswa program pascasarjana di Bandung. Pulang dengan membawa kartu mahasiswa, jaket almamater, buku saku akademik, dan kartu registrasi perpustakaan. Tidak berapa setelah pulang itu, datang pengumuman lain yang menyatakan saya juga diterima di program beasiswa perguruan tinggi di Jogja.

Setelah konsultasi sana-sini, di antara dua pilihan, akhirnya saya coba menghadap pihak Bandung untuk menyatakan pengunduran diri. Namun, saya tidak diperkenankan mengundurkan diri. Tidak mengapa, jalani saja, dan upayakan itu menjadi yang terbaik. Tanggal 30 Agustus nanti akan mulai kuliah perdana. Mohon doanya.

Kawan-Kawan
Bulan puasa, biasanya juga jadi bulan buka bareng. Saya kembali berkumpul dengan cowok-cowok kostan Barca Community (nama kostannya aslinya sih Al-Barkah, biar keren gitu jadi Barca :D). Nostalgia tentang kesengsaraan hidup bersama di kamar yang tidak besar, tapi kalo lagi full tank dipaksain 5 orang masuk, sampe ada sambil duduk bersimpuh tidurnya. Setelah itu sempat mampir sebentar ketemu teman-teman dalam acara perpisahan seorang teman lain yang akan pergi belajar ke Amerika.

Tapi yang paling sering dengan teman-teman ngetengmania, mulai dari ke resepsi kawan sebelum puasa, ngesop duren, buka bersama, ikutan bazaar amal komunitas di Kaki Gunung Salak, tebar paket lebaran buat pahlawan kebajikan macam penjaga masjid, penjaga makam, petugas kebersihan, penjaga sekolah dan guru-guru TPA, dilanjut ngerecokin rumah seorang anggota buat buka bersama lagi.

Lebaran pun lanjut mengunjungi senior dan kawan di Bekasi, Cakung, Condet, Pamulang, Bandung. Lebaran hari ketiga sampai kelima, plus bonus satu hari terdampar di Terminal Garut dalam rangka pendakian Gunung Cikuray bersama ngetengmania (lagi). Khusus Cikuray, nanti mau bikin catatan tersendiri. Setelah itu kongkow lagi ketemu dengan tiga orang kawan yang dulu sempat jalan bareng ke Pulau Tidung. Dua di antaranya akan melanjutkan kuliah di Denmark dan Inggris. Hebat-hebat yaa. Dan dilanjut lagi acara dadakan ke Puncak, Bogor tengah malem bersama ngetengmania (lagi)

Cuma ada satu geng yang belum sempet ketemu-temu dari bulan puasa, yaitu geng mafia konferensi. Dulu awalnya di tahun 2011 ketemu di Bangkok gara-gara ikut konferensi gitu. Semuanya adalah mafioso konferensi, ada yang udah jalan ke Amerika, Rusia, Pakistan, Spanyol, Jerman, Singapura, termasuk saya yang ke Nepal dan Filipina. Ga enak sebenernya, jadi kurang adil. Untung waktu ke Serang kemarin, kondangan salah satu kawan juga, sempat ketemu dua orang di antaranya. Ke Serang kemarin juga menjadi perjalanan saya nyetir mobil sendiri setelah dulu ke Kuningan. Bandung – Serang – Depok – Pasar Minggu – Depok – (disela istirahat, disetirin ke Puncak) – Bandung.

Guide Siswa dan Mahasiswa Baru
Rumah orang tua di Bandung di bulan Juli juga kedatangan satu penghuni baru dari Medan yang akan melanjutkan sekolah tingkat menengah kejuruan di Bandung. Maka, saya diminta bantu turun tangan beberapa kali ke sekolahnya untuk menemani mendaftar. Eh, beberapa saat kemudian kakaknya juga akan kuliah di Jakarta. Saya juga diminta “terjun” dari Bandung untuk menjemputnya di bandara Soekarno-Hatta, kemudian mengantar daftar ulang Ciputat – Rawamangun selama 2 hari berikutnya.

Lomba
Daripada diem nungguin waktu masuk kuliah, ikutan lomba jadi pilihan, sekaligus ngasah lagi kemampuan desain yang rasanya udah lama ga dipake. Dan seperti biasa, lomba logo yang diikuti. Kali ini dari dua institusi. Pengumumannya akhir Agustus dan awal September nanti. Mohon doanya juga ya.