Galaumu Membuat Suram Duniaku

by Fadhli

Yang sepakat ngacuung….🙂

“Jodoh itu seperti ikan di lautan. Ada yang nangkap pakai pancing, ada juga yang menjaring. Sayangnya, aku menangkapnya dengan potas (racun). Jadi ikannya mati dan tidak bisa dimakan.” Seorang kenalan, sebut saja Jodi mengucapkan hal tersebut di sela-sela makan siang.

Dia kemudia bercerita (lebih tepat disebut mengeluh :P) tentang kisah cintanya yang gagal beberapa tahun lalu. Jadi, Jodi dulu pernah dekat dengan seorang mahasiswi putri seorang dosen yang berada. Berhubung Jodi tidak lulus kuliah dan pekerjaannya jauh dari menjanjikan, orang tua mahasiswi ini melarang anaknya untuk dekat-dekat dengan Jodi. Sejak saat itu, Jodi jadi minderan saat berhubungan dengan perempuan. Curhat Jodi kemudian berlanjut dengan bisnisnya yang masih jalan di tempat. Pemasukannya yang tidak tetap dan kekhawatirannya apakah nanti bisa menafkahi anak orang. Ia kemudian ragu dan khawatir tidak akan menikah seumur hidup.

Bukannya bersimpati, saya malah berkomentar sadis. “Kau tu lebay banget. Kalo aku jadi cewek tadi, nggak usah dilarang…

View original post 316 more words