Alasan untuk Diam

by Fadhli

Seorang mahasiswa pernah berkata : “Ada dosen di kampus memakai jam tangan perempuan dan kita puas menertawakannya. Sampai suatu saat kita tahu jam yang dipakai adalah milik anak perempuannya yang sudah meninggal.

Ada hati yang tersayat namun tak banyak berkata

Diamnya tak berarti ia tak mampu membalas

Kadang mereka terdiam agar tak ada yang terluka

Atau diamnya karena hati yang tengah dirundung duka

jika bicara mungkin hanya menambah luka

Diamnya juga berarti dia tahu tak kan banyak manfaat jika dia bicara

Saat marah, diamnya menjadi perisai agar tak seorang terugikan

Dan diam terbaik adalah diam agar berkembang jiwa dan etika

Tidak ada seorang pun bebas dari tekanan

karena kita hidup di atas bumi yang disiapkan untuk ujian

Bahkan para Nabi tak juga bebas tanpa beban.

 

Berterima kasihlah kepada mereka yang memahami alasan kita sebelum kita sampaikan

Terima kasih juga kepada mereka yang mengerti kondisi kita sebelum kita jelaskan

Dan terima kasih kepada mereka yang tetep mencintai kita meski banyak kekurangan

Semoga Tuhan mengampuni kita dan orang yang pernah melukai kita

serta mereka yang mengada-ada tentang kita

Jangan merasa rugi dengan anggapan orang tentang perbuatanmu

Kalau mereka ingin, mereka akan memuji

Kalau mereka ingin, mereka juga bisa mencaci

***

Dari seorang kawan dan guru, yang sedang menuntut ilmu nun jauh di sana. Terima kasih sudah berbagi di pagi ini🙂