Lawan Dingin

by Fadhli

Main futsal semalam, ada dua perempuan yang ikut bermain. Saya sempat satu tim dengan salah satunya. Saya tau namanya, karena dia termasuk panel yang mencalonkan diri sebagai komite eksekutif asosiasi mahasiswa kampus, tapi ga tau dari negara mana, benuanya mungkin Eropa.

Kalau tidak salah ingat dia mencetak dua gol saat kami dalam satu tim, juga memberikan assist buat satu gol yang saya cetak. Abis itu saya break. Saya duduk-duduk di bench pinggir lapangan buat minum. Gak lama Si Mbak ini juga berhenti bermain. Abis itu mendekati,

Mbak X: Hi! What’s your name?
Saya: Hi, I am Zul
Mbak X: Ooh, you made our (campaign) picture ya?
Saya: Ya, I did it.
Mbak X: My friend told me your name, but “who is he? which one?”
Saya: So you didn’t know me before ya?
Mbak X: Ya, I didn’t know. But that’s really nice, we will hang some pictures maybe by tomorrow
Saya: Thank you
Mbak X: You played the best today, got everything
Saya: Not really, you also played well

Abis itu dia siap-siap berkemas dari lapang
Saya: Are you leaving now?
Mbak X: Ya, because I did much today. I did volleyball and also run. You go here by using tram?
Saya: I use tram. And You? bike?
Mbak X: Yeah, I bike. But I think you are better, it’s not too cold using tram.
Saya: Ya.

Gile nih si Mbak, dua derajat men, masih lari ama gowes aja. Dua pekan lalu sempet ketemu sih pas jogging walau masih sangsi apa mahasiswa juga. Bahkan pekan kemarin saya ga jogging sama sekali.

Liatin Mbak, insya Allah hari ini saya juga mau gowes ke imigrasi! *gamaukalah
😀