3 Karakter Status Facebook Mahasiswa yang Studi di Luar Negeri

by Fadhli

Kali ini kita akan membahas 3 karakter status mahasiswa di media sosial (facebook dalam hal ini) yang sedang studi di luar negeri. Sungguh, mungkin ini juga terjadi pada diri saya. Namun saya tidak menyamaratakan ini terjadi pada semua orang yang sedang bersekolah di luar negeri ya.

1. Keinggris-Inggrisan
Mungkin karena sudah kuliah di luar negeri, dengan English sebagai bahasa pengantar, tentu ini menjadi hal yang wajar. Come on, sekarang sudah zaman globalisasi, Sist, Bro! Kalau ga writing status in English, kita tidak bisa engaged dengan perkembangan yang up to date. Well, mungkin benar, tapi if we mencampur-campur bahasa itu how ya so kerasanya? (maksudnya: bagaimana ya jadi terasanya? hehehe maksa), membacanya saja sulit :D

2. Keintelek-intelekkan
Jadi karena sudah mendapat edukasi dalam level yang semakin komperehensif dan paripurna di luar negeri pula, maka menjadi urgen bagi kita untuk menulis dengan diksi yang lebih berbobot dan akademis. Tidak lupa untuk mengambil perspektif ilmiah dalam mengomentari dan menganalisis setiap berita dan peristiwa yang terjadi. Hal ini agar supaya kami tidak kehilangan kredibilitas dan kapabilitas dalam kapasitas kami sebagai kaum intelek. Sungguh? Walaupun sekedar untuk status fesbuk?? Dan untuk berita-berita receh??😀

3. Kekeren-kerenan
Status menjadi semacam diari yang melaporkan segala aktivitas diri, tentu saja yang keren-keren. Berdiskusi, membaca jurnal, berolahraga, presentasi, memasak, seminar, aktif di organisasi. Seakan-akan mahasiswa di luar negeri tidak pernah telat atau bolos masuk kampus, gosong saat memasak, ketiduran saat membaca jurnal atau belajar, berolahraganya hanya sebulan sekali, atau menonton bola, film seri dan ngobrol-ngobrol sepanjang malam. Itu sih saya, hihihi

Nah, jadi don’t judge the people by their facebook status ya… Dan bagi siapapun jangan merasa inferior atau kalah pamor dengan kami, para mahasiswa yang studi di luar negeri hanya dengan tulisan-tulisan di facebook. Ini hanyalah perbedaan kesempatan dan rezeki saja. Kitorang samua basudara!😀