Curcol Akhir dan Awal Pekan

by Fadhli

Sabtu.
Lari pagi (plus jalan plus ngelawak) sampai siang dengan udara menusuk, padahal saya bilang ke kawan-kawan “hari ini agak panas kayaknya” *runtuh kepercayaan😀
Kemudian ngeguide kawan (serta istrinya dan puterinya) yang datang berkunjung dari luar kota. “Hidup lo kebanyakan temen sih” kata kawan-kawan lari.
Baca buku sedikit.
Kembali ngerame-ramein grup di Indonesia sambil ngadon dan masak tempe orek. Ada yang gosong!

Minggu.Cuci baju 2 ronde (artinya 4 kali bulak-balik dari kamar ke tempat laundry setiap 45 menit: cuci, keringkan, cuci, keringkan).
Beresin kamar untuk pencitraan skype-an sama kawan-kawan kecil dari Cirendeu😀. Baru selesai ngepel, udah dipanggil skype-an, maju sejam dari jadwal yang diperkirakan. Buru-buru cuci muka, ganti baju seambilnya dan skype-an.
Abis itu tidur dulu biar seger maen futsal.
Nunggu maen futsal bikin kerangka presentasi buat hari rabu.
Gowes ke lapangan, maen futsal sok totalitas jam19-21. Dan hampir setiap kali main 3 pekan belakangan ini selalu meninggalkan lecet yang nyessss di area lutut. Pas kali ini sebelah kiri, pekan kemarin sebelah kanan (keringan lukanya masih belom hilang).

Senin.
Masak martabak mie shubuh-shubuh. Tidur lagi bentar tapi masih ngantuk.
Masuk kelas jam 9, udah terkantuk-kantuk banget-banget.
Lanjut kelas jam11 sampai 13, tapi segar kembali karena topik pengantar yang akan dipresentasikan Rabu.
Jam 14 masuk kelas lagi. Sebelum kelas terakhir ini kenalan sama seorang yang entah dapat bisikan dari mana bilang, “Ooh you are the rock star in football yesterday, I heard about you.” *intermezzo, jumawa dikit karena saya ga terkenal di kelas, pendiam haha.
Jam 15.30 bersepeda menuju warung, beli stok bahan makanan.
Jam 16 buru-buru masak gorengan. Baru selesai gorengan tempe sama tahu, dan masih ngadon bakwan udang lari lagi ke kampus bertemu dengan fasilitator kelas untuk mendiskusikan rencana presentasi.
Lanjut masak gorengannya. Ada yang keasinan.
Dan tadinya mau belajar dan selesain presentasi, namun berakhir curcol di blog ini.

Mau lelah dulu! bentar aja. 2-3 jam deh.

***

Dan mulialah para kaum ibu sejagat, yang dengan sukarela mencuci, memasak, mengurus rumah beserta isi dan orangnya, kadang masih ada pula yang bekerja, atau aktif di PKK, pengajian, entah terpikir mengurus dirinya sendiri atau tidak.

Dan mulialah para penuntut ilmu yang ikhlas di manapun berada, apalagi yang lebih sulit kondisinya dari ini, tidak punya blog, tidak pernah curcol (berisi keluhan), padahal urusannya tidak kalah sibuk.